“Cintailah apa
yang kamu cintai sekedarnya saja. Boleh jadi apa yang kamu cintai itu menjadi
sesuatu yang paling kamu benci suatu hari nanti. Bencilah sesuatu yang kamu
benci sekedarnya saja. Boleh jadi ia akan menjadi sesuatu yang paing kamu sukai
pada suatu hari nanti.” (HR. Tirmidzi)
Itu merupakan
cuplikan dari novel “Catatan Kriuk Si Single” karangan Paresma Elvigro. Buku ini
recommended banget nih buat kalian remaja yang sering galau karena VMJ (baca :
virus merah jambu). Dalam novel ini menceritakan kisah si Penulis yang menjadi
single fighter (baca : tidak pacaran sebelum halal). Mungkin sangat jarang
sekali di jaman sekarang ini yang single alias belum berpacaran sama sekali
seperti si Penulis buku ini. Namun jangan khawatir, buku ini juga menginspirasi
kita kok agar ke depannya harus perpikir jutaan kali buat bilang “i love you”
atau “i love you too” ke teman lawan jenis kita alias buat kalian yang uda
pernah merasakan yang namanya pacaran. Yang uda terlanjur punya mantan, syukuri
aja. Setidaknya kita pernah berbuat khilaf bukan berarti dosa seumur hidup
karena sudah berpacaran. Alangkah lebih baik kalau tidak melakukan khilaf itu
lagi. Tapi ina sendiri mengakui, mungkin itu hal yang sulit dilakukan karena
dijaman sekarang ini, gak pacaran pasti dianggap gak gaul. Abis putus, si
mantan sudah punya kekasih yang lain, sedangkan kita masih stay here dengan
status jomblo dibilang magamon (baca : manusia gagal move on). Repot juga yaa,
hhmm. Tapi selama kita punya prinsip buat diri kita sendiri, ngapain harus
perduliin orang lain. Bikin prinsip pun gak gampang. Ina punya tips nih buat
kalian pemula yang mulai mencoba berprinsip. Kalo menurut ina sih ya cara
gampang berprinsip itu :
❧ ucapkan prinsip dalam
hati (seperti kita niat akan sholat atau puasa), dan ❧ kerjaan sesuatu hal yang mendukung prinsip yang telah diucapkan dalam hati tersebut. Jadi gak perlu ada orang lain yang tau. Soalnya namanya prinsip itu anginnya kenceng banget. Kalo gakuat sama terpaannya, pasti bakal terombang ambing dan ujung-ujungnya di bawak ke tempat yang gak sesuai tujuan awal kita (bisa bayangin kayak difilem-filem itu kan, ketika ada badai menyerang. Kota jadi luluh lantah. Yang tadinya mau berangkat ngampus, jadi kesangkut dipohon. Jauh dari tujuan awal). Jadi usahakan hanya kamu dan Alllah (pasti) yang tau prinsip hidupmu seperti. Biar tidak ada orang lain yang ngrecokin prinsip itu.
Tapi dengan prinsip itu, jangan sampek buat kita jadi freak (baca:
berubah) di mata temen-temen kita. Jalani aja seperti biasa, akan tetapi saat
yang kita kerjakan gak sesuai sama prinsip di hati kita, hindari!
Di buku ini banyak tips tips anti galau. Yaps, dibilang
antigalau karena dalam buku ini menyuguhkan tips agar kita berpikir dua kali
untuk tidak berpacaran karena lebih banyak hal negatifnya ketimbang postifinya
dari berpacaran itu. Bagi pasangan baru mungkin agak kontra sama statement yang
ina buat. Tapi bagi pasangan yang uda lama dan mulai dibumbui cekcok rumah
tangga (heaaak, uda nikah non ??) mungkin ngerasa ini pilihan yang tepat. Jangan
khawatir, disini ina gak ngeharusin kalian buat baca ato ngikutin tips yang ada
dibuku ini kok. Cuma menurut ina, setelah membaca buku ini, setidaknya ada satu
perubahan menuju jalan yang cerah. Kalo dulu ina ngebet kapan semester 7
berakhir biar bisa pacaran tapi sekarang ya jalani aja yang ada. Toh selama
semester 7 (alias saat gak punya pacar), ina masih sehat, hidup, dan bahkan
mungkin berat badan ina bertambah (hloo curcol :p). ina juga dikelilingi orang
orang gokil yang bisa bikin ketawa sana sini. Sekedar info ya, ina pernah galau
segalau galaunya pas tau my “Ex” punya dambatan hati baru. Sampai sampai di
awal semeter 7 kemaren, berat badan turun drastis karena hampir tiap hari nge‘galau’in
si doi. Tapi berkat ngelakuin hal hal yang uda diulas di bagian sebelumnya (tips
move on ala ina), jadilah ina yang sekarang. Ditambah lagi setelah baca buku
ini. Ternyata gak perlu lha mengingat masa lalu toh masa sekarang sama masa
depan lebih penting daripada masa lalu. Itu tujuan ina buat kalian agar baca
buku ini. Lagian isinya cukup menarik dan gak monoton (bagi kalian yang gasuka
baca). Karena jujur ina sendiri juga ga begitu suka baca novel. Ini mungkin
novel keberapa yang ina baca, bisa dihitung pake jari. Halaman sampulnya juga
lucu. Cocok buat hiasan di meja belajar hehe. Buat kalia yang berdomisili di
daerah sidoarjo kota, boleh deh pinjam punya ina. Asal gak boleh rusak yaa.
Oke selamat mencoba tips hangat dari ina ♨


waah makasih ya ina atas reviewnya salam kenal juga :D hehe baru tdi siang baca email google+
BalasHapus^^
iya mbak paresma :) tak tunggu novel selanjutnya mbak. ga sabar bacanya ^^
Hapuskalau buku selanjutnya udah ada say. ada secangkir kopi bully sama syabab. kalo yg novel candy rendy masih antre terbit
Hapus