Kamis, 08 Januari 2015

Catatan Kriuk si Single ala ⓘⓃⓐ diadopsi dari novel karangan Paresma Elvigro

Diposting oleh Unknown di 16.16



“Cintailah apa yang kamu cintai sekedarnya saja. Boleh jadi apa yang kamu cintai itu menjadi sesuatu yang paling kamu benci suatu hari nanti. Bencilah sesuatu yang kamu benci sekedarnya saja. Boleh jadi ia akan menjadi sesuatu yang paing kamu sukai pada suatu hari nanti.” (HR. Tirmidzi)

Itu merupakan cuplikan dari novel “Catatan Kriuk Si Single” karangan Paresma Elvigro. Buku ini recommended banget nih buat kalian remaja yang sering galau karena VMJ (baca : virus merah jambu). Dalam novel ini menceritakan kisah si Penulis yang menjadi single fighter (baca : tidak pacaran sebelum halal). Mungkin sangat jarang sekali di jaman sekarang ini yang single alias belum berpacaran sama sekali seperti si Penulis buku ini. Namun jangan khawatir, buku ini juga menginspirasi kita kok agar ke depannya harus perpikir jutaan kali buat bilang “i love you” atau “i love you too” ke teman lawan jenis kita alias buat kalian yang uda pernah merasakan yang namanya pacaran. Yang uda terlanjur punya mantan, syukuri aja. Setidaknya kita pernah berbuat khilaf bukan berarti dosa seumur hidup karena sudah berpacaran. Alangkah lebih baik kalau tidak melakukan khilaf itu lagi. Tapi ina sendiri mengakui, mungkin itu hal yang sulit dilakukan karena dijaman sekarang ini, gak pacaran pasti dianggap gak gaul. Abis putus, si mantan sudah punya kekasih yang lain, sedangkan kita masih stay here dengan status jomblo dibilang magamon (baca : manusia gagal move on). Repot juga yaa, hhmm. Tapi selama kita punya prinsip buat diri kita sendiri, ngapain harus perduliin orang lain. Bikin prinsip pun gak gampang. Ina punya tips nih buat kalian pemula yang mulai mencoba berprinsip. Kalo menurut ina sih ya cara gampang berprinsip itu :
ucapkan prinsip dalam hati (seperti kita niat akan sholat atau puasa), dan 
kerjaan sesuatu hal yang mendukung prinsip yang telah diucapkan dalam hati tersebut. Jadi gak perlu ada orang lain yang tau. Soalnya namanya prinsip itu anginnya kenceng banget. Kalo gakuat sama terpaannya, pasti bakal terombang ambing dan ujung-ujungnya di bawak ke tempat yang gak sesuai tujuan awal kita (bisa bayangin kayak difilem-filem itu kan, ketika ada badai menyerang. Kota jadi luluh lantah. Yang tadinya mau berangkat ngampus, jadi kesangkut dipohon. Jauh dari tujuan awal). Jadi usahakan hanya kamu dan Alllah (pasti) yang tau prinsip hidupmu seperti. Biar tidak ada orang lain yang ngrecokin prinsip itu.

Tapi dengan prinsip itu, jangan sampek buat kita jadi freak (baca: berubah) di mata temen-temen kita. Jalani aja seperti biasa, akan tetapi saat yang kita kerjakan gak sesuai sama prinsip di hati kita, hindari!

Di buku ini banyak tips tips anti galau. Yaps, dibilang antigalau karena dalam buku ini menyuguhkan tips agar kita berpikir dua kali untuk tidak berpacaran karena lebih banyak hal negatifnya ketimbang postifinya dari berpacaran itu. Bagi pasangan baru mungkin agak kontra sama statement yang ina buat. Tapi bagi pasangan yang uda lama dan mulai dibumbui cekcok rumah tangga (heaaak, uda nikah non ??) mungkin ngerasa ini pilihan yang tepat. Jangan khawatir, disini ina gak ngeharusin kalian buat baca ato ngikutin tips yang ada dibuku ini kok. Cuma menurut ina, setelah membaca buku ini, setidaknya ada satu perubahan menuju jalan yang cerah. Kalo dulu ina ngebet kapan semester 7 berakhir biar bisa pacaran tapi sekarang ya jalani aja yang ada. Toh selama semester 7 (alias saat gak punya pacar), ina masih sehat, hidup, dan bahkan mungkin berat badan ina bertambah (hloo curcol :p). ina juga dikelilingi orang orang gokil yang bisa bikin ketawa sana sini. Sekedar info ya, ina pernah galau segalau galaunya pas tau my “Ex” punya dambatan hati baru. Sampai sampai di awal semeter 7 kemaren, berat badan turun drastis karena hampir tiap hari nge‘galau’in si doi. Tapi berkat ngelakuin hal hal yang uda diulas di bagian sebelumnya (tips move on ala ina), jadilah ina yang sekarang. Ditambah lagi setelah baca buku ini. Ternyata gak perlu lha mengingat masa lalu toh masa sekarang sama masa depan lebih penting daripada masa lalu. Itu tujuan ina buat kalian agar baca buku ini. Lagian isinya cukup menarik dan gak monoton (bagi kalian yang gasuka baca). Karena jujur ina sendiri juga ga begitu suka baca novel. Ini mungkin novel keberapa yang ina baca, bisa dihitung pake jari. Halaman sampulnya juga lucu. Cocok buat hiasan di meja belajar hehe. Buat kalia yang berdomisili di daerah sidoarjo kota, boleh deh pinjam punya ina. Asal gak boleh rusak yaa.
Oke selamat mencoba tips hangat dari ina

3 komentar:

  1. waah makasih ya ina atas reviewnya salam kenal juga :D hehe baru tdi siang baca email google+
    ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak paresma :) tak tunggu novel selanjutnya mbak. ga sabar bacanya ^^

      Hapus
    2. kalau buku selanjutnya udah ada say. ada secangkir kopi bully sama syabab. kalo yg novel candy rendy masih antre terbit

      Hapus

 

Aku ♕ ⓘNᾰ ♕ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea