Suatu hubungan jika dilandasi dengan sebuah cinta atau kasih sayang
yang berlebihan, hasilnya juga akan berlebihan. Yaa serba berlebihan. Saat kita
senang kita akan merasa senang yang sangat berlebihan, begitu juga saat kita
sedih atau patah hati, kita akan merasakan keduanya secara berlebihan. Namun
perlu diingat, bahwa kita akan lebih mengingat suatu kesalahan daripada beribu
kebaikan. Sehingga mungkin kita akan lebih banyak mengalami kesedihan daripada
mengalami kesenangannya. Walaupun kita sudah bahagia dengan pasangan kita
selama bertahun tahun tapi jika ada suatu kesalahan yang kita atau pasangan
kita lakukan, rasa bahagia yang dirasakan selama bertahun tahun akan diganti
dengan rasa benci seumur hidup. Itu hukum alam yang sudah berlaku sampai
sekarang ini.
berprinsiplah bahwa mencintai seseorang tidak boleh lebih dari mencintai Tuhan yang menciptakan makhluk yang membuat kalian jatuh cinta itu. karena tidak etis rasanya jika kita terlalu berlebihan mencintai makhluk yang masih ada penciptaNya sedangkan kita sendiri mencintai penciptaNya tersebut secara biasa. bingung ?
ibaratnya gini suatu robot tanpa baterai tidak akan bisa bergerak. kita sebagai makhluk berakal, menciptakan apa yang namanya baterai dan memsangnya di robot tersebut sehingga robot tersebut bisa bergerak dan bisa menghibur kita. bagi kita yang merasa selalu kesepian, akan lebih mencintai robot itu karena hanya robot itu yang bisa menghibur kita dan selalu ada buat kita kapanpun kita mau tinggal mencet tombol 'on' tanpa kita sadari bahwa masih ada keluarga dan banyak teman disekeliling kita. padahal kita lupa kalau tidak ada yang menciptakan baterai, robot tersebut tidak akan bisa nyala. begitu juga manusia, baterai ibarat roh yang ditiupkan oleh Allah kepada jasad manusia, sehingga manusia itu dapat bernyawa dan melaksanakan kegiatan sehari hari. rasa tertarik yang membuat kita jatuh hati pada sesama makhluk hidup sehingga rasa ingin memiliki seperti memiliki robot yang dapat menghibur kita di kala kita kesepian sampai kita lebih rela melakukan segala hal demi dia melebihi Tuhan yang menciptakanNya. mereka lupa bahwa kapan saja baterai yang ada di manusia (baca : roh) dapat dicabut kapanpun.
inti dari post ina kali ini adalah jangan mencintai makhluk Allah secara berlebihan apalagi belum menjadi hak kita (baca : halal). walaupun sudah menjadi halal, jangan sampai rasa itu melebihi cinta kita kepada Allah, penciptaNya. cintai Allah sehingga Allah senantiasa menjaga kita dan memberikan yang terbaik kepada kita termasuk urusan jodoh kita.

0 komentar:
Posting Komentar